Connect with us

Materi Tarbiyah

Ukhuwah Islamiyah

Published

  on

Foto : supraha.com

Temen, sahabat, saudara dan apapun sebutan lainnya, pasti dari kita semua mempunyainya, entah satu dua atau dalam jumlah banyak. Teman main, tempat barbagi cerita, tawa, duka, semua yg dilakukan selalu bersama. Tapi pernah terpikir ga sih, kalo teman, sahabat atupun saudara kita yang semasa didunia selalu bersama, dan nanti di akhirat bisa bertemu kembali, dan semoga berkumpul di Surganya Allah.

  1. Dalam Islam menyatakan bahwa setiap muslim dengan muslim lainnya hakikannya ialah bersaudara, dan ini di sebut Ukhuwah Islamiyah yaitu keterikatan hati dan jiwa satu sama lain dengan ikatan aqidah.

Mengenai hal ini Allah ﷻ berfirman,
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚوَاتَّقُوا اللَّـهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
“Orang-orang beriman itu bersaudara. Maka eratkanlah hubungan antara kedua saudaramu itu dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mendapat rahmat.” (al-Hujurat: 10)

Sabda Nabi Muhammad ﷺ berikut juga menjadi dalil betapa pentingnya keberadaan ukhuwah islamiyah di antara kita.
الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا
“Perumpamaan seorang mumin bagi mumin lainnya bagaikan sebuah bangunan yang saling mengokohkan.” (Muslim: 2585)

Di dalam Al-Qur’an banyak sekali ayat-ayat yang menyinggung masalah ukhuwah Islamiyah dan dapat kita simpulkan bahwa di dalam kitab suci ini memperkenalkan paling tidak 4 macam persaudaraan:

1) Ukhuwah, ubudiyah atau saudara sesama makhluk dan sama-sama tunduk kepada Allah.

2) Ukhuwah Insaniyah (basyariyah) dalam arti seluruh umat manusia adalah bersaudara, karena mereka semua berasal dari seorang ayah dan ibu. Rasulullah Saw. juga menekankan lewat sabda beliau, “Jadilah kalian hamba Allah yang bersaudara. Hamba-hamba Allah semuanya bersaudara”

3) Ukhuwah wathaniyah wa an-nasab, yaitu persaudaraan dalam keturunan dan kebangsaan.

4) Ukhuwah fi din Al-Islam, persaudaraan antarsesama Muslim. Rasulullah Saw. Bersabda : “Kalian adalah sahabat-sahabatku, saudara-saudara kita adalah yang datang sesudah (wafat)-ku.”

untuk mencapai nikmatnya ukhuwah, perlu kita ketahui beberapa proses terbentuknya ukhuwah islamiyah antara lain ada 5 :

1. Ta’aruf (Saling Mengenal)

Ini adalah tingkatan yang paling dasar dalam ukhuwah. Adanya interaksi dapat lebih mengenal karakter individu. gaya bicara, tingkah laku, pekerjaan, pendidikan, dsb. Selanjutnya interaksi berlanjut ke pengenalan pemikiran (Fikriyyan). Hal ini dilakukan dengan dialog, pandangan terhadap suatu masalah, kecenderungan berpikir, tokoh idola yang dikagumi/diikuti,dll. Dan pengenalan terakhir adalah mengenal kejiwaan (Nafsiyyan) yang ditekankan kepada upaya memahami kejiwaan, karakter, emosi, dan tingkah laku.

2. Tafahum (Saling Memahami)

Proses ini berjalan secara alami. Seperti bagaimana kita memahami kekurangan dan kelebihan saudara kita. Sehingga kita bisa tau apa yang disukai dan tidak disukai. Menempatkan posisi seperti apa bila kita bertutur atau bersamanya dsb

3. Ta’awun (Saling Menolong)

Lahir dari proses tafahum tadi. Ta’awun dapat dilakukan dengan hati (saling mendo’akan), pemikiran (berdiskusi dan saling menasehati), dan amal (saling Bantu membantu). Saling membantu dalan kebaikan adalah kebahagiaan tersendiri. Karena manusia adalah makhluk sosial yang butuh berinteraksi dan butuh bantuan orang lain.

4. Takaful (Saling Menanggung)

Rasa sedih dan senang diselesaikan bersama. Ketika ada saudara yang mempunyai masalah, maka kita ikut menanggung dan menyelesaikan masalahnya tersebut. Contoh. Ketika saudara kita di gaza butuh. Bantuan,kita bisa menangggung sedikit kebutuhan mereka dari apa yang kita punya

5. Itsar (Mendahulukan orang lain daripada diri sendiri)

Ini adalah tingkatan tertinggi dalam ukhuwah. Tingkatan imannya para sahabat. Banyak hadist yang menunjukkan itsar ini. Seperti ketika dalam suatu perang, salah seorang sahabat sangat kehausan. Kebetulan ia hanya tinggal mempunyai 1 kali jatah air untuk minum. Saat akan meminum nya, terdengar rintihan sahabat lain yang kehausan. Maka air tersebut ia berikan kepada sahabat yang kehausan itu. Saat mau meminumnya terdengar sahabat lain lagi yang merintih kehausan. Kemudian ia berikan air tersebut kepada sahabat itu. Begitu seterusnya sampai air tersebut kembali kepada si pemilik air pertama tadi. Akhirnya semua syahid.

“Tidak beriman seseorang diantaramu hingga kamu mencintainya seperti kamu mencintai dirimu sendiri “ (HR. Bukhari-Muslim).

Keutamaan Ukhuwah Islamiyah
Dari ukhuwah Islamiyah lahir banyak keutamaan, pahala, dampak positif pada masyarakat dalam menyatukan hati, menyamakan kata, dan merapatkan barisan. Orang-orang yang terikat dengan ukhuwah Islamiyah memiliki banyak keutamaan, di antaranya:

1. Mereka merasakan buah dari lezatnya iman. Sedangkan selain mereka, tidak merasakannya. Rasulullah Shallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda:
“Ada tiga golongan yang dapat merasakan manisnya iman: orang yang mencintai Allah dan Rasul-Nya lebih dari mencintai dirinya sendiri, mencintai seseorang karena Allah, dan ia benci kembali pada kekafiran sebagaimana ia benci jika ia dicampakkan ke dalam api neraka.” (HR. Bukhari)

2. Mereka berada dalam naungan cinta Allah, Di akhirat Allah SWT berfirman,
“Di mana orang-orang yang saling mencintai karena-Ku, maka hari ini aku akan menaungi mereka dengan naungan yang tidak ada naungan kecuali naunganku.” (HR. Muslim).

“Ada seseorang yang mengunjungi saudaranya di sebuah desa. Di tengah perjalanan, Allah mengutus malaikat-Nya. Ketika berjumpa, malaikat bertanya, “Mau kemana?” Orang tersebut menjawab, “Saya mau mengunjungi saudara di desa ini.” Malaikat bertanya, “Apakah kau ingin mendapatkan sesuatu keuntungan darinya?” Ia menjawab, “Tidak. Aku mengunjunginya hanya karena aku mencintainya karena Allah.” Malaikat pun berkata, “Sungguh utusan Allah yang diutus padamu memberi kabar untukmu, bahwa Allah telah mencintaimu, sebagaimana kau mencintai saudaramu karena-Nya.” (HR. Muslim)

3. Mereka adalah ahli Syurga di akhirat kelak. Rasulullah Shallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda,
“Barangsiapa yang mengunjungi orang sakit atau mengunjungi saudaranya karena Allah, maka malaikat berseru, ‘Berbahagialah kamu, berbahagialah dengan perjalananmu, dan kamu telah mendapatkan salah satu tempat di surga.” (HR. At-Tirmidzi)

4. Bersaudara karena Allah adalah amal mulia dan mendekatkan diri kepada Allah.
Rasul pernah ditanya tentang derajat iman yang paling tinggi, beliau bersabda, “…Hendaklah kamu mencinta dan membenci karena Allah…” Kemudian Rasul ditanya lagi, “Selain itu apa wahai Rasulullah?” Rasul menjawab, “Hendaklah kamu mencintai orang lain sebagaimana kamu mencintai dirimu sendiri, dan hendaklah kamu membenci bagi orang lain sebagaimana kamu membenci bagi dirimu sendiri.” (HR. Imam Al-Munziri)

5. Diampuni dosanya oleh Allah. Rasulullah Shallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda,
“Jika dua orang Muslim bertemu dan kemudian mereka saling berjabat tangan, maka dosa-dosa mereka hilang dari kedua tangan mereka, bagai berjatuhan dari pohon.”

Dan ini sedikit kutipan mengenai betapa indahnya ukhuwah untuk semua sahabat HMJ

“Ukhuwah itu indah karena lahir dari pribadi yang istiqamah bukan lahir dari pribadi – pribadi yang suka marah”

Ada sebuah nasihat dari ibnul Qoyyim Al Jauzi. Ukhuwwah itu hanya sekedar buah dari keimanan kita kepada Allah. Jadi jika ukhuwwahnya bermasalah mari kita evaluasi keimanan kita kepada Nya. Efek dari hubungan baik kita dengan yang ada di langit secara langsung berefek pada baiknya keterhububungan kita dengan bumi.

Dalam sebuah kutipan ada yang mengingatkan pada kita #Sebesar cintamu pada Allah, sebesar itu pula cinta orang lain kepadamu. Sebesar ketakutanmu akan murka Allah, sebesar itu pula keseganan orang lain terhadapmu. Sebesar kesibukanmu pada Allah, sebesar itu pula orang lain sibuk untukmu. ”kutipan Al Mughirah”#

Sumber :
http://www.hambaallah.net
https://www.hidayatullah.com

Continue Reading
Advertisement
Comments
Advertisement

Artikel Terbaru

ciri ciri muslim optimis ciri ciri muslim optimis
Materi Tarbiyah4 weeks ago

Ciri-ciri Muslim Muslimah Optimis

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Optimis adalah memandang segala sesuatu dengan pengharapan yang baik. Berkaitan dengan optimis, kita bisa...

silabus materi tarbiyah silabus materi tarbiyah
Materi Tarbiyah1 month ago

Silabus Materi Tarbiyah

Silabus merupakan rencana pembelajaran yang ditujukan untuk suatu kelompok tertentu dengan tema yang sudah ditetapkan. Didalam silabus berisi cakupan standar...

Materi Tarbiyah1 month ago

Pengertian Tarbiyah

Materi Tarbiyah1 month ago

Silabus dan Materi Tarbiyah Lengkap

Tarbiyah membantu setiap muslim agar tetap di jalan Allah. Menjadikan setiap manusia untuk me re-charge kembali iman nya. Pun mempererat tali...

Alquran Sumber Kebahagiaan Alquran Sumber Kebahagiaan
Alqur'an & Hadist1 month ago

Alquran itu Sumber Kebahagiaan

Alquran adalah sumber hidayah, penyembuhan jiwa, pengingat, rahmat dan pembeda antara kebenaran dan kebatilan. Dia adalah sumber mata air kebahagiaan...

hijrah hijrah
Lainnya1 month ago

Hijrah

Hijrah disini yang akan dibahas adalah mengenai fenomena yang terjadi di muslim Indonesia khususnya. Banyak saudara-saudara kita baik non maupun...

amalan muslimah dibulan dzulhijjah amalan muslimah dibulan dzulhijjah
Kajian2 months ago

Amalan Muslimah Dibulan Dzulhijjah

Tanggal 13 Agustus 2018 sudah memasuki bulan dzulhijjah. Sebagai muslimah yang taat, perlu adanya melakukan amalan muslimah dibulan dzulhijjah. Kenapa...

Mengenang Kembali Sejarah Hari Raya Idul Adha Mengenang Kembali Sejarah Hari Raya Idul Adha
Sejarah3 months ago

Mengenang Kembali Sejarah Hari Raya Idul Adha

Tahun 2018, menurut kalender hari raya idul adha jatuh pada tanggal 22 Agustus 2018. Tidak ada salahnya tulisan kali ini...

panduan menjalankan puasa ayyamul bidh panduan menjalankan puasa ayyamul bidh
Puasa3 months ago

Panduan Menjalankan Puasa Ayyamul Bidh

Panduan menjalankan puasa ayyamul bidh terbilang mudah dalam pelaksanaannya. Cukup dengan mengucapkan niat puasa ayyamul bidh dan menjalani puasa sesuai...

belajar memaafkan belajar memaafkan
Hikmah3 months ago

Belajar Memaafkan

“Tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara...

loading...

Copyright © 2017-2018 HMJ Media. All Right Reserved.