Connect with us

Kultum

Menjaga Kesucian Jiwa dan Hati

Published

  on

Menjaga Kesucian Jiwa dan Hati

Kunci mendapatkan kebahagian didunia dan akhirat adalah sucinya hati dan jiwa.

قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا

sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu,(QS.Asy-Syams:9)

 

وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسَّاهَا

dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.(QS.Asy-Syams:10)

 

كَلَّا ۖ بَلْ ۜ رَانَ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka.(QS. Al Muthaffifin:14)

 

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ ابْنِ عَجْلَانَ عَنْ الْقَعْقَاعِ بْنِ حَكِيمٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا أَخْطَأَ خَطِيئَةً نُكِتَتْ فِي قَلْبِهِ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ فَإِذَا هُوَ نَزَعَ وَاسْتَغْفَرَ وَتَابَ سُقِلَ قَلْبُهُ وَإِنْ عَادَ زِيدَ فِيهَا حَتَّى تَعْلُوَ قَلْبَهُ وَهُوَ الرَّانُ الَّذِي ذَكَرَ اللَّهُ { كَلَّا بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ } قَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ

Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Ibnu ‘Ajlan] dari [Al Qa’qa’ bin Hakim] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah radliallahu ‘anhu] beliau bersabda: “Seorang hamba apabila melakukan suatu kesalahan, maka di titikkan dalam hatinya sebuah titik hitam dan apabila ia meninggalkannya dan meminta ampun serta bertaubat, hatinya dibersihkan dan apabila ia kembali maka ditambahkan titik hitam tersebut hingga menutup hatinya, dan itulah yang diistilahkan “Ar raan” yang Allah sebutkan: kallaa bal raana ‘alaa quluubihim maa kaanuu yaksibuun.(QS. Almuthaffifin 14). Ia berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih.(H.R. Tirmidzi No 3257)

Sebaiknya agar kesucian hati dan jiwa kita selalu terjaga maka ada yang perlu dilakukan , antara lain sebagai berikut :

1. Taubat

Menjaga kesucian jiwa dan hati dengan selalu bertaubat , memohon ampun kepada Allah agar dihapuskan segala dosa yang pernah dilakukan baik sengaja maupun tidak.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا عَسَىٰ رَبُّكُمْ أَنْ يُكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ يَوْمَ لَا يُخْزِي اللَّهُ النَّبِيَّ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ ۖ نُورُهُمْ يَسْعَىٰ بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: “Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu”.(QS. At-Tahrim:8)

2. Muraqabah(merasa diawasi oleh Allah)

Dengan senantiasa selalu mendekatkan diri kepada Allah dan merasakan selalu pengawasannya.

وَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ فِيمَا عَرَّضْتُمْ بِهِ مِنْ خِطْبَةِ النِّسَاءِ أَوْ أَكْنَنْتُمْ فِي أَنْفُسِكُمْ ۚ عَلِمَ اللَّهُ أَنَّكُمْ سَتَذْكُرُونَهُنَّ وَلَٰكِنْ لَا تُوَاعِدُوهُنَّ سِرًّا إِلَّا أَنْ تَقُولُوا قَوْلًا مَعْرُوفًا ۚ وَلَا تَعْزِمُوا عُقْدَةَ النِّكَاحِ حَتَّىٰ يَبْلُغَ الْكِتَابُ أَجَلَهُ ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِي أَنْفُسِكُمْ فَاحْذَرُوهُ ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ غَفُورٌ حَلِيمٌ

Dan tidak ada dosa bagi kamu meminang wanita-wanita itu dengan sindiran atau kamu menyembunyikan (keinginan mengawini mereka) dalam hatimu. Allah mengetahui bahwa kamu akan menyebut-nyebut mereka, dalam pada itu janganlah kamu mengadakan janji kawin dengan mereka secara rahasia, kecuali sekedar mengucapkan (kepada mereka) perkataan yang ma’ruf. Dan janganlah kamu berazam (bertetap hati) untuk beraqad nikah, sebelum habis ‘iddahnya. Dan ketahuilah bahwasanya Allah mengetahui apa yang ada dalam hatimu; maka takutlah kepada-Nya, dan ketahuilah bahwa Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun.(QS. Al-Baqarah:235)

3. Muhasabah

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.(QS. Al-Hasyr:18)

4. Mujahadah

وَمَا أُبَرِّئُ نَفْسِي ۚ إِنَّ النَّفْسَ لَأَمَّارَةٌ بِالسُّوءِ إِلَّا مَا رَحِمَ رَبِّي ۚ إِنَّ رَبِّي غَفُورٌ رَحِيمٌ

Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang.(QS. Yusuf:53)

 

Continue Reading
Advertisement
Comments
Advertisement

Artikel Terbaru

pray pray
Kultum1 bulan ago

Kiat agar Do’a di Kabulkan oleh Allah

Assalamualaikum, ukhwah fillah untuk sahabat HMJ semua. Pada kesempatan kali ini kita belajar untuk yakin akan segala rencana Allah azzawajala....

Materi Tarbiyah3 bulan ago

Ukhuwah Islamiyah

Temen, sahabat, saudara dan apapun sebutan lainnya, pasti dari kita semua mempunyainya, entah satu dua atau dalam jumlah banyak. Teman...

hijab hijab
Kultum3 bulan ago

Bekal Dakwah bagi Muslimah

Berdakwah atau mengajak orang lain menuju jalan kebaikan memiliki keutamaan yang luar biasa baik untuk duniawi maupun ukhrawi. Dan tidak...

hangout hangout
Kultum3 bulan ago

Keutamaan Silaturahim

Banyak manfaat yang didapat saat kita terus menjalin silaturahim kepada saudara maupun kerabat. وَالَّذِينَ يَنْقُضُونَ عَهْدَ اللَّهِ مِنْ بَعْدِ مِيثَاقِهِ...

Larangan Bersikap Ujub dan Berbangga Diri Larangan Bersikap Ujub dan Berbangga Diri
Kultum3 bulan ago

Larangan Bersikap Ujub dan Berbangga Diri

Apa sih ujub? kenapa islam melarang untuk bersikap ujub? حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَرَفَةَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ بَحِيرِ بْنِ...

Belajar Parenting dari Nabi Ibrahim Belajar Parenting dari Nabi Ibrahim
Kultum3 bulan ago

Belajar Parenting dari Nabi Ibrahim

Di era sekarang sebagai orang tua muslim bisa mencontoh model pendidikan Nabi Ibrahim dalam melahirkan anak saleh. 1. Mengutamakan istri...

Cara Mencintai Rasulullah Cara Mencintai Rasulullah
Kultum3 bulan ago

Cara Mencintai Rasulullah

Sudah seharusnya kita sebagai muslim yang taat , mencintai dan mengagungkan Nabi Muhammad Saw melebihi kecintaan dan pengagungan terhadap selainnya....

Menjaga Kesucian Jiwa dan Hati Menjaga Kesucian Jiwa dan Hati
Kultum3 bulan ago

Menjaga Kesucian Jiwa dan Hati

Kunci mendapatkan kebahagian didunia dan akhirat adalah sucinya hati dan jiwa. قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan...

Tujuh Golongan yang Dilindungi Allah pada Hari Kiamat Tujuh Golongan yang Dilindungi Allah pada Hari Kiamat
Kultum3 bulan ago

Tujuh Golongan yang Dilindungi Allah pada Hari Kiamat

Kelak saat hari kiamat itu tiba, manusia sangat membutuhkan perlindungan Allah. Pada hari itu mereka dikumpulkan ditempat lapang yang sangat...

KULTUMOrang-Orang yang Tidak Akan Dilihat oleh Allah pada Hari Kiamat KULTUMOrang-Orang yang Tidak Akan Dilihat oleh Allah pada Hari Kiamat
Kultum3 bulan ago

Orang-Orang yang Tidak Akan Dilihat oleh Allah pada Hari Kiamat

Pada dasarnya setiap manusia memiliki sifat yang baik dan ingin bernasib baik. Namun terkadang manusia mudah terhasut, mudah tergoda sehingga...