Connect with us

Kisah

Karena Hanya Kepada-Nya

Published

  on

hijrah 1
Foto : Maira Gallardo

Akhir cerita cinta ini seperti pensil yang di serut, ketika dia habis atau berkurang maka serutan akan selalu setia untuk membuatnya tumbuh dan nyata kembali.

Cinta ini seperti melepaskan dahaga,

Ketika  merasa tercekik oleh rasa haus

Menyegarkan kembali untuk menyiksa

Tapi setidaknya tak apa bukan ?

Menyepi lalu lari meninggalkan bekas,

Menyesali setiap ukiran bahagia yang nyata

Menjelma seperti gelombang yang tak bertepi

Membasahi pipi yang cerah merona bak mentari.

Duhai cinta..

Musim mu seperti cerita dongeng yang tak bertepi

Semakin aku mengejarmu,

Maka, engkau semakin lenyap di telan oleh cerita lainnya.

Aku sedikit meraba setiap kata yang tertulis dalam kertas yang warnanya sudah tak putih lagi, mencoba mengingat perasaan macam apa yang saat itu aku rasakan hingga aku bisa membuat tulisan yang lumayan menyayat ini.

Ya itulah tulisan yang pernah aku buat untuknya, sebuah tulisan yang aku tak paham isinya , hanya saja aku ingin menyampaikan perasaan yang tak bisa di jelaskan itu, entah dia mengerti atau tidak, karena aku hanya ingin menulisnya, itu saja.

Dua tahun lalu, surat itu aku tulis untuknya, seseorang yang karenanya aku belajar banyak hal, karenanya aku mampu memahami banyak orang dan karenanya pula aku mampu merasakan tentang cinta, kesetiaan, persahabatan dan tentunya belajar tentang arti mencintai dan kehilangan.

Hijrah cinta

Bicara tentang cinta, ada banyak hal yang aku tak mengerti dari cinta, dan karena hal – hal itu aku jadi tau banyak tentang makna mengikhlaskan. kisah cintaku ini mirip sebuah lirik lagu dengan judul ‘mencintai kehilangan’

Takdir yang kau beri

Menguji hatiku

Trasa menyesakan kehilangan ini

Tangis yang kau beri membuka mataku bahwa cinta yang sebenar cinta

Hanya ada satu, karena kehilangan ini

Ku mampu mendekat kepadamu.

Yah, karena kehilangan ini aku banyak belajar tentang mencintai dan mengikhlaskan, mengasihi dan merelakan, karena kisahku ini bukan kisah sepasang anak adam yang telah halal sehingga kebersamaannya bisa menjadi sebuah ibadah untuk mencari ridhonya.

Namun kisah ku ini adalah kisah yang harus berakhir, kisah yang harus mengikis perlahan, kisah yang harus di kubur dalam dalam, bukan karena kami tak saling mengharapkan, tapi ada hal yang lebih penting dari sekedar memperjuangkan perasaan, yaitu menggapai ridhoNya.

Memperbaiki diri agar menjadi pribadi yang lebih baik, mendekatkan diri agar Allah selalu menyelimuti dan menyibukan diri dengan hal hal yang positif agar menjadi pribadi yang selalu memberi manfaat untuk orang lain, tepatnya itu yang sekarang aku lakukan.

Hijrah cinta

Memperbanyak teman dan menghadiri kajian-kajian, kisah cintaku berakhir, setelah aku tahu bahwa dia adalah sosok yang menjadi idaman setiap perempuan, sosok yang menurutku ideal untuk menjadi seorang imam yang baik untuk keluarganya kelak, karena sosoknya sekarang adalah sosok yang untuk bisa bersamanya kita harus menapaki jalan hijrahnya.

Baca Juga : Karena Hanya Kepada-Nya Bagian 2

Continue Reading
Advertisement
Comments
Advertisement

Artikel Terbaru

pray pray
Kultum1 bulan ago

Kiat agar Do’a di Kabulkan oleh Allah

Assalamualaikum, ukhwah fillah untuk sahabat HMJ semua. Pada kesempatan kali ini kita belajar untuk yakin akan segala rencana Allah azzawajala....

Materi Tarbiyah3 bulan ago

Ukhuwah Islamiyah

Temen, sahabat, saudara dan apapun sebutan lainnya, pasti dari kita semua mempunyainya, entah satu dua atau dalam jumlah banyak. Teman...

hijab hijab
Kultum3 bulan ago

Bekal Dakwah bagi Muslimah

Berdakwah atau mengajak orang lain menuju jalan kebaikan memiliki keutamaan yang luar biasa baik untuk duniawi maupun ukhrawi. Dan tidak...

hangout hangout
Kultum3 bulan ago

Keutamaan Silaturahim

Banyak manfaat yang didapat saat kita terus menjalin silaturahim kepada saudara maupun kerabat. وَالَّذِينَ يَنْقُضُونَ عَهْدَ اللَّهِ مِنْ بَعْدِ مِيثَاقِهِ...

Larangan Bersikap Ujub dan Berbangga Diri Larangan Bersikap Ujub dan Berbangga Diri
Kultum3 bulan ago

Larangan Bersikap Ujub dan Berbangga Diri

Apa sih ujub? kenapa islam melarang untuk bersikap ujub? حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَرَفَةَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ بَحِيرِ بْنِ...

Belajar Parenting dari Nabi Ibrahim Belajar Parenting dari Nabi Ibrahim
Kultum3 bulan ago

Belajar Parenting dari Nabi Ibrahim

Di era sekarang sebagai orang tua muslim bisa mencontoh model pendidikan Nabi Ibrahim dalam melahirkan anak saleh. 1. Mengutamakan istri...

Cara Mencintai Rasulullah Cara Mencintai Rasulullah
Kultum3 bulan ago

Cara Mencintai Rasulullah

Sudah seharusnya kita sebagai muslim yang taat , mencintai dan mengagungkan Nabi Muhammad Saw melebihi kecintaan dan pengagungan terhadap selainnya....

Menjaga Kesucian Jiwa dan Hati Menjaga Kesucian Jiwa dan Hati
Kultum3 bulan ago

Menjaga Kesucian Jiwa dan Hati

Kunci mendapatkan kebahagian didunia dan akhirat adalah sucinya hati dan jiwa. قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan...

Tujuh Golongan yang Dilindungi Allah pada Hari Kiamat Tujuh Golongan yang Dilindungi Allah pada Hari Kiamat
Kultum3 bulan ago

Tujuh Golongan yang Dilindungi Allah pada Hari Kiamat

Kelak saat hari kiamat itu tiba, manusia sangat membutuhkan perlindungan Allah. Pada hari itu mereka dikumpulkan ditempat lapang yang sangat...

KULTUMOrang-Orang yang Tidak Akan Dilihat oleh Allah pada Hari Kiamat KULTUMOrang-Orang yang Tidak Akan Dilihat oleh Allah pada Hari Kiamat
Kultum3 bulan ago

Orang-Orang yang Tidak Akan Dilihat oleh Allah pada Hari Kiamat

Pada dasarnya setiap manusia memiliki sifat yang baik dan ingin bernasib baik. Namun terkadang manusia mudah terhasut, mudah tergoda sehingga...