Connect with us

Kultum

Cara Mencintai Rasulullah

Published

  on

Cara Mencintai Rasulullah
Foto : Pak101.com

Sudah seharusnya kita sebagai muslim yang taat , mencintai dan mengagungkan Nabi Muhammad Saw melebihi kecintaan dan pengagungan terhadap selainnya.

Dan cinta kepada Rasulullah tidak boleh melebihi cinta kepada Allah Swt.

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَتَّخِذُ مِنْ دُونِ اللَّهِ أَنْدَادًا يُحِبُّونَهُمْ كَحُبِّ اللَّهِ ۖ وَالَّذِينَ آمَنُوا أَشَدُّ حُبًّا لِلَّهِ ۗ وَلَوْ يَرَى الَّذِينَ ظَلَمُوا إِذْ يَرَوْنَ الْعَذَابَ أَنَّ الْقُوَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا وَأَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعَذَابِ

Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal).(QS. Al Baqarah 165)

 

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنِي ابْنُ وَهْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي حَيْوَةُ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو عَقِيلٍ زُهْرَةُ بْنُ مَعْبَدٍ أَنَّهُ سَمِعَ جَدَّهُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ هِشَامٍ قَالَ كُنَّا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ آخِذٌ بِيَدِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ فَقَالَ لَهُ عُمَرُ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَأَنْتَ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ إِلَّا مِنْ نَفْسِي فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْكَ مِنْ نَفْسِكَ فَقَالَ لَهُ عُمَرُ فَإِنَّهُ الْآنَ وَاللَّهِ لَأَنْتَ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ نَفْسِي فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْآنَ يَا عُمَرُ

Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sulaiman] menuturkan; telah menceritakan kepadaku [Ibnu Wahab] menuturkan; telah telah mengabarkan kepadaku [Haiwah] mengatakan; telah menceritakan kepadaku [Abu Uqail Zuhra bin Ma’bad] bahwasanya ia mendengar [kakeknya, Abdullah bin Hisyam] menuturkan; kami pernah bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang saat itu beliau menggandeng tangan Umar bin Khattab, kemudian Umar berujar: “ya Rasulullah, sungguh engkau lebih aku cintai dari segala-galanya selain diriku sendiri.” Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak, demi Dzat yang jiwa berada di Tangan-Nya, hingga aku lebih engkau cintai daripada dirimu sendiri.” Maka Umar berujar; ‘Sekarang demi Allah, engkau lebih aku cintai daripada diriku’. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “sekarang (baru benar) wahai Umar.”(Hadits Bukhari No 6142)

 

Berdasarkan hadist diatas, maka mencintai Rasul itu wajib dan harus didahulukan daripada kecintaan kepada segala sesuatu, selain kecintaan kepada Allah.

Mari koreksi diri , apakah selama ini kita sudah mencintai Rasul ? Berikut tanda-tandanya

1. Mencintai Rasul mengharuskan kita mengagungkan, memuliakan, meneladani beliau dan mendahulukan sabda beliau diatas segala ucapan makhluk, serta mengagungkan sunah-sunahnya

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُقَدِّمُوا بَيْنَ يَدَيِ اللَّهِ وَرَسُولِهِ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan Rasulnya dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.(Al Hujurat 1)

2. Menaati apa yang Rasulullah perintahkan

تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ ۚ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ يُدْخِلْهُ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ وَذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

(Hukum-hukum tersebut) itu adalah ketentuan-ketentuan dari Allah. Barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya kedalam surga yang mengalir didalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang besar.(QS. An-Nisa’ : 13)

3. Membenarkan apa yang beliau sampaikan

وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَىٰ

dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quran) menurut kemauan hawa nafsunya.(QS. An-Najm:3)

 

إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَىٰ

Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).(QS. An-Najm:4)

4. Menahan diri dari apa yang dilarang dan dicegah oleh beliau

مَا أَفَاءَ اللَّهُ عَلَىٰ رَسُولِهِ مِنْ أَهْلِ الْقُرَىٰ فَلِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ وَلِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ كَيْ لَا يَكُونَ دُولَةً بَيْنَ الْأَغْنِيَاءِ مِنْكُمْ ۚ وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

Apa saja harta rampasan (fai-i) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya (dari harta benda) yang berasal dari penduduk kota-kota maka adalah untuk Allah, untuk Rasul, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan, supaya harta itu jangan beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu. Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya.(QS. Al-Hasyr:7)

5. Beribadah sesuai dengan apa yang beliau syariatkan, atau dengan kata lain ittiba’ kepada beliau

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(QS. Ali ‘Imran:31)

 

Sumber :

TafsirQ

Nur Sillaturahmah, Lc

Continue Reading
Advertisement
Comments
Advertisement

Artikel Terbaru

pray pray
Kultum1 bulan ago

Kiat agar Do’a di Kabulkan oleh Allah

Assalamualaikum, ukhwah fillah untuk sahabat HMJ semua. Pada kesempatan kali ini kita belajar untuk yakin akan segala rencana Allah azzawajala....

Materi Tarbiyah3 bulan ago

Ukhuwah Islamiyah

Temen, sahabat, saudara dan apapun sebutan lainnya, pasti dari kita semua mempunyainya, entah satu dua atau dalam jumlah banyak. Teman...

hijab hijab
Kultum3 bulan ago

Bekal Dakwah bagi Muslimah

Berdakwah atau mengajak orang lain menuju jalan kebaikan memiliki keutamaan yang luar biasa baik untuk duniawi maupun ukhrawi. Dan tidak...

hangout hangout
Kultum3 bulan ago

Keutamaan Silaturahim

Banyak manfaat yang didapat saat kita terus menjalin silaturahim kepada saudara maupun kerabat. وَالَّذِينَ يَنْقُضُونَ عَهْدَ اللَّهِ مِنْ بَعْدِ مِيثَاقِهِ...

Larangan Bersikap Ujub dan Berbangga Diri Larangan Bersikap Ujub dan Berbangga Diri
Kultum3 bulan ago

Larangan Bersikap Ujub dan Berbangga Diri

Apa sih ujub? kenapa islam melarang untuk bersikap ujub? حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَرَفَةَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ بَحِيرِ بْنِ...

Belajar Parenting dari Nabi Ibrahim Belajar Parenting dari Nabi Ibrahim
Kultum3 bulan ago

Belajar Parenting dari Nabi Ibrahim

Di era sekarang sebagai orang tua muslim bisa mencontoh model pendidikan Nabi Ibrahim dalam melahirkan anak saleh. 1. Mengutamakan istri...

Cara Mencintai Rasulullah Cara Mencintai Rasulullah
Kultum3 bulan ago

Cara Mencintai Rasulullah

Sudah seharusnya kita sebagai muslim yang taat , mencintai dan mengagungkan Nabi Muhammad Saw melebihi kecintaan dan pengagungan terhadap selainnya....

Menjaga Kesucian Jiwa dan Hati Menjaga Kesucian Jiwa dan Hati
Kultum3 bulan ago

Menjaga Kesucian Jiwa dan Hati

Kunci mendapatkan kebahagian didunia dan akhirat adalah sucinya hati dan jiwa. قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan...

Tujuh Golongan yang Dilindungi Allah pada Hari Kiamat Tujuh Golongan yang Dilindungi Allah pada Hari Kiamat
Kultum3 bulan ago

Tujuh Golongan yang Dilindungi Allah pada Hari Kiamat

Kelak saat hari kiamat itu tiba, manusia sangat membutuhkan perlindungan Allah. Pada hari itu mereka dikumpulkan ditempat lapang yang sangat...

KULTUMOrang-Orang yang Tidak Akan Dilihat oleh Allah pada Hari Kiamat KULTUMOrang-Orang yang Tidak Akan Dilihat oleh Allah pada Hari Kiamat
Kultum3 bulan ago

Orang-Orang yang Tidak Akan Dilihat oleh Allah pada Hari Kiamat

Pada dasarnya setiap manusia memiliki sifat yang baik dan ingin bernasib baik. Namun terkadang manusia mudah terhasut, mudah tergoda sehingga...