Connect with us

Kultum

Belajar Parenting dari Nabi Ibrahim

Published

  on

Belajar Parenting dari Nabi Ibrahim

Di era sekarang sebagai orang tua muslim bisa mencontoh model pendidikan Nabi Ibrahim dalam melahirkan anak saleh.

1. Mengutamakan istri shalihah daripada sekedar cantik dan kaya

Berdasarkan sejarah, Siti Sarah yang kita ketahui sebagai istri pertama Nabi Ibrahim. Siti Sarah terkenal dengan akhlaknya yang mulia dan sangat shalihah.

Dimasa pernikahan, mereka tidak kunjung mendapatkan keturunan. Sampai pada akhirnya Siti Sarah memberi saran kepada Nabi Ibrahim untuk menikahi Siti Hajar, yang tidak lain adalah budak atau pembantu mereka yang berkulit hitam, tidak cantik juga tidak kaya.

Namun Siti Hajar adalah orang yang berhati mulia, dan memiliki akhlak yang terpuji.

 

2. Berdoa agar dikarunia anak saleh

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.(QS.As-Saffat:100)

Doa diatas menunjukkan bahwa mendidik anak butuh kepasrahan jiwa memohon pertolongan Allah Swt.

 

3. Menjadi teladan bagi anak-anak dan keluarga

قَدْ كَانَتْ لَكُمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِي إِبْرَاهِيمَ وَالَّذِينَ مَعَهُ إِذْ قَالُوا لِقَوْمِهِمْ إِنَّا بُرَآءُ مِنْكُمْ وَمِمَّا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ كَفَرْنَا بِكُمْ وَبَدَا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةُ وَالْبَغْضَاءُ أَبَدًا حَتَّىٰ تُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَحْدَهُ إِلَّا قَوْلَ إِبْرَاهِيمَ لِأَبِيهِ لَأَسْتَغْفِرَنَّ لَكَ وَمَا أَمْلِكُ لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ شَيْءٍ ۖ رَبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: “Sesungguhnya kami berlepas diri daripada kamu dari daripada apa yang kamu sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja. Kecuali perkataan Ibrahim kepada bapaknya: “Sesungguhnya aku akan memohonkan ampunan bagi kamu dan aku tiada dapat menolak sesuatupun dari kamu (siksaan) Allah”. (Ibrahim berkata): “Ya Tuhan kami hanya kepada Engkaulah kami bertawakkal dan hanya kepada Engkaulah kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali”.(QS.Al-Mumtahanah:4)

 

4. Memilih lingkungan yang baik untuk perkembangan mentalitas anak

Dalam pernikahan Siti Hajar dan Nabi Ibrahim, mereke dikaruniai seorang anak laki-laki yaitu Ismail.

رَبِّ إِنَّهُنَّ أَضْلَلْنَ كَثِيرًا مِنَ النَّاسِ ۖ فَمَنْ تَبِعَنِي فَإِنَّهُ مِنِّي ۖ وَمَنْ عَصَانِي فَإِنَّكَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Ya Tuhanku, sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan kebanyakan daripada manusia, maka barangsiapa yang mengikutiku, maka sesungguhnya orang itu termasuk golonganku, dan barangsiapa yang mendurhakai aku, maka sesungguhnya Engkau, Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(QS.Ibrahim:36)

 

5. Bersifat demokratis dan komunikatif kepada anak

Sikap demokratis dan komunikatif Nabi Ibrahim terlihat dari kisah penyembelihan putranya.

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَىٰ فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَىٰ ۚ قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ

Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”.(QS.As-Saffat:102)

 

6. Mencintai anak karena Allah

قُلْ إِنْ كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُوا حَتَّىٰ يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ

Katakanlah: “jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya”. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.(QS.At-Taubah:24)

 

7. Melibatkan anak membangun Baitullah, beribadah bersama anak, dan melibatkannya menegakkan agama Allah

Ibnu Katsir dalam kitab Qashash al-Anbiya menjelaskan, Ismail turut mengumpulkan batu dan mengulurkannya kepada Nabi Ibrahim, lalu Nabi Ibrahim membangun bangunan Kakbah yang rusak.

Mengajak sang putra terlibat dalam kegiatan-kegiatan positif, terutama kegiatan dalam rangka melaksanakan perintah Allah.

 

8. Ibrahim menginginkan dan mempersiapkan anaknya menjadi pemimpin(imam) yang diiringi doa

Nabi Ibrahim mendidik anaknya untuk berlaku adil, memiliki pribadi yang penuh tanggung jawab dan bermanfaat kepada banyak orang.

 

Sumber :

TafsirQ

Nur Sillaturahmah, Lc

Continue Reading
Advertisement
Comments
Advertisement

Artikel Terbaru

tata cara taubat nasuha tata cara taubat nasuha
Muslimah1 month ago

Tata Cara Sholat Taubat

Tata Cara Mengerjakan Sholat Taubat Nasuha – Taubat adalah suatu perbuatan kembali taat kepada Allah Swt. setelah melakukan dosa kecil...

sabar sabar
Kajian1 month ago

Sabar oleh Ust. Hanan Attaki Lc

Sabar oleh Ust. Hanan Attaki Lc – Manusia sabar adalah orang yang sering mengalami ujian dan bisa melewati ujian-ujian tersebut...

jadwalpuasaayyamulbidh2019 jadwalpuasaayyamulbidh2019
Puasa1 month ago

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh 2019

Rasullullah sangat menganjurkan kepada umatnya untuk menyempatkan puasa 3 hari setiap bulannya. Oleh karena itu sebagai pengingat berikut Jadwal Puasa...

mulutmu harimaumu mulutmu harimaumu
Kajian2 months ago

4 Ciri Manusia dari Perkataannya

Pada Kajian Tauhid tanggal 14 Oktober 2018 dalam materi yang disampaikan AaGym, terdapat sesuatu yang menarik yaitu tentang 4 Ciri...

ciri ciri muslim optimis ciri ciri muslim optimis
Materi Tarbiyah4 months ago

Ciri-ciri Muslim Muslimah Optimis

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Optimis adalah memandang segala sesuatu dengan pengharapan yang baik. Berkaitan dengan optimis, kita bisa...

silabus materi tarbiyah silabus materi tarbiyah
Materi Tarbiyah4 months ago

Silabus Materi Tarbiyah

Silabus merupakan rencana pembelajaran yang ditujukan untuk suatu kelompok tertentu dengan tema yang sudah ditetapkan. Didalam silabus berisi cakupan standar...

Materi Tarbiyah4 months ago

Pengertian Tarbiyah

Materi Tarbiyah4 months ago

Silabus dan Materi Tarbiyah Lengkap

Tarbiyah membantu setiap muslim agar tetap di jalan Allah. Menjadikan setiap manusia untuk me re-charge kembali iman nya. Pun mempererat tali...

Alquran Sumber Kebahagiaan Alquran Sumber Kebahagiaan
Alqur'an & Hadist4 months ago

Alquran itu Sumber Kebahagiaan

Alquran adalah sumber hidayah, penyembuhan jiwa, pengingat, rahmat dan pembeda antara kebenaran dan kebatilan. Dia adalah sumber mata air kebahagiaan...

hijrah hijrah
Lainnya4 months ago

Hijrah

Hijrah disini yang akan dibahas adalah mengenai fenomena yang terjadi di muslim Indonesia khususnya. Banyak saudara-saudara kita baik non maupun...

loading...