Connect with us

Kultum

9 Golongan yang Dicintai Allah dalam Al-Qur’an

Published

  on

9 Golongan yang Dicintai Allah dalam Al-Qur’an
Foto : Sharon McCutcheon

Dalam urusan cinta kepada sesama manusia, kadang saat seseorang itu mencintai, ada yang dibalas dengan cinta namun ada pula yang menjadi cinta sepihak yaitu bertepuk sebelah tangan.

Namun saat mencintai sang Maha Cinta , Allah Swt. Maka cinta tersebut tidak akan ditolak. Pun saat berharap hanya kepada – Nya , maka inilah hal paling tepat untuk dilakukan.

Alangkah indahnya saat kita merasakan manis nya mencintai dan dicintai Allah Swt. Semua yang dilalui akan terasa nikmat dan berwarna.

Jadi , sekarang waktu yang tepat berusaha menjadi orang-orang yang dicintai Allah Swt.

Didalam Al Qur’an telah dijelaskan beberapa golongan yang dicintai oleh Allah. Siapa sajakah, diantaranya sebagai berikut :

1. At-Tawwabin(Orang-orang yang bertaubat)

Tempatnya salah dan lupa , itulah manusia. Dan Allah akan tetap cinta terhadap manusia yang berbuat salah, asalkan mereka mau bertaubat. Menyesali dan meminta diampunkan segala dosa yang telah diperbuat.

وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْمَحِيضِ ۖ قُلْ هُوَ أَذًى فَاعْتَزِلُوا النِّسَاءَ فِي الْمَحِيضِ ۖ وَلَا تَقْرَبُوهُنَّ حَتَّىٰ يَطْهُرْنَ ۖ فَإِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمُ اللَّهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haidh itu adalah suatu kotoran”. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri. (Al Baqarah:222)

2. Al-Mutathahhirin(Orang-orang yang menyucikan diri atau berwudhu)

Kebersihan sebagian dari iman. Manusia dikatakan beriman ketika memiliki salah satunya hati yang bersih. Dalam islam untuk masalah kebersihan sangat diperhatikan, buktinya saja saat kita akan menjalankan ibadah, shalat misalnya. kita diwajibkan untuk bersih badanm pakaian dan tempat.

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.(QS. Al Baqarah:222)

3. Al-Muqsithin(Orang-orang yang adil)

Sulit sekali untuk bersikap adil. Oleh karena itu Allah menghargai manusia yang mampu berbuat adil.

سَمَّاعُونَ لِلْكَذِبِ أَكَّالُونَ لِلسُّحْتِ ۚ فَإِنْ جَاءُوكَ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ أَوْ أَعْرِضْ عَنْهُمْ ۖ وَإِنْ تُعْرِضْ عَنْهُمْ فَلَنْ يَضُرُّوكَ شَيْئًا ۖ وَإِنْ حَكَمْتَ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِالْقِسْطِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ

Mereka itu adalah orang-orang yang suka mendengar berita bohong, banyak memakan yang haram. Jika mereka (orang Yahudi) datang kepadamu (untuk meminta putusan), maka putuskanlah (perkara itu) diantara mereka, atau berpalinglah dari mereka; jika kamu berpaling dari mereka maka mereka tidak akan memberi mudharat kepadamu sedikitpun. Dan jika kamu memutuskan perkara mereka, maka putuskanlah (perkara itu) diantara mereka dengan adil, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang adil.(QS. Al Maidah:42)

 

Baca juga :

Karena Hanya Kepada-Nya

Yuk Bentuk Kebiasaan Baik

 

4. Al-Muttaqin(Orang-orang yang bertaqwa)

Allah akan memuliakan hambanya yang bertakwa, yaitu orang-orang yang selalu menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya.

بَلَىٰ مَنْ أَوْفَىٰ بِعَهْدِهِ وَاتَّقَىٰ فَإِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَّقِينَ

(Bukan demikian), sebenarnya siapa yang menepati janji (yang dibuat)nya dan bertakwa, maka sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa.(QS. Ali Imran :76)

 

5. Al-Muhsinin(Orang-orang yang berbuat kebaikan)

Allah mencintai hambanya yang senantiasa berbuat baik kepada siapa saja, baik kepada sesama muslim, non muslim maupun baik kepada makhluk lain binatang misalnya.

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.(QS. Ali Imran:134)

 

6. Orang-orang yang bertawakal

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ ۖ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.(QS. Ali Imran:159)

 

7. Ash-Shabirin(Orang-orang yang sabar)

وَكَأَيِّنْ مِنْ نَبِيٍّ قَاتَلَ مَعَهُ رِبِّيُّونَ كَثِيرٌ فَمَا وَهَنُوا لِمَا أَصَابَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَمَا ضَعُفُوا وَمَا اسْتَكَانُوا ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الصَّابِرِينَ

Dan berapa banyaknya nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut(nya) yang bertakwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar.(QS. Ali Imran:146)

 

8. Al-Mujahidin(Orang-orang yang berjihad dijalan Allah)

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِهِ صَفًّا كَأَنَّهُمْ بُنْيَانٌ مَرْصُوصٌ

Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.(QS. Ash-Shaff:4)

 

9. Orang-orang yang mengikuti Rasulullah

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(QS. Ali Imran:31)

Sumber :

Tafsirq

Nur Sillaturahmah, Lc

Continue Reading
Advertisement
Comments
Advertisement

Artikel Terbaru

ciri ciri muslim optimis ciri ciri muslim optimis
Materi Tarbiyah4 weeks ago

Ciri-ciri Muslim Muslimah Optimis

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Optimis adalah memandang segala sesuatu dengan pengharapan yang baik. Berkaitan dengan optimis, kita bisa...

silabus materi tarbiyah silabus materi tarbiyah
Materi Tarbiyah4 weeks ago

Silabus Materi Tarbiyah

Silabus merupakan rencana pembelajaran yang ditujukan untuk suatu kelompok tertentu dengan tema yang sudah ditetapkan. Didalam silabus berisi cakupan standar...

Materi Tarbiyah4 weeks ago

Pengertian Tarbiyah

Materi Tarbiyah4 weeks ago

Silabus dan Materi Tarbiyah Lengkap

Tarbiyah membantu setiap muslim agar tetap di jalan Allah. Menjadikan setiap manusia untuk me re-charge kembali iman nya. Pun mempererat tali...

Alquran Sumber Kebahagiaan Alquran Sumber Kebahagiaan
Alqur'an & Hadist1 month ago

Alquran itu Sumber Kebahagiaan

Alquran adalah sumber hidayah, penyembuhan jiwa, pengingat, rahmat dan pembeda antara kebenaran dan kebatilan. Dia adalah sumber mata air kebahagiaan...

hijrah hijrah
Lainnya1 month ago

Hijrah

Hijrah disini yang akan dibahas adalah mengenai fenomena yang terjadi di muslim Indonesia khususnya. Banyak saudara-saudara kita baik non maupun...

amalan muslimah dibulan dzulhijjah amalan muslimah dibulan dzulhijjah
Kajian1 month ago

Amalan Muslimah Dibulan Dzulhijjah

Tanggal 13 Agustus 2018 sudah memasuki bulan dzulhijjah. Sebagai muslimah yang taat, perlu adanya melakukan amalan muslimah dibulan dzulhijjah. Kenapa...

Mengenang Kembali Sejarah Hari Raya Idul Adha Mengenang Kembali Sejarah Hari Raya Idul Adha
Sejarah2 months ago

Mengenang Kembali Sejarah Hari Raya Idul Adha

Tahun 2018, menurut kalender hari raya idul adha jatuh pada tanggal 22 Agustus 2018. Tidak ada salahnya tulisan kali ini...

panduan menjalankan puasa ayyamul bidh panduan menjalankan puasa ayyamul bidh
Puasa3 months ago

Panduan Menjalankan Puasa Ayyamul Bidh

Panduan menjalankan puasa ayyamul bidh terbilang mudah dalam pelaksanaannya. Cukup dengan mengucapkan niat puasa ayyamul bidh dan menjalani puasa sesuai...

belajar memaafkan belajar memaafkan
Hikmah3 months ago

Belajar Memaafkan

“Tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara...

loading...

Copyright © 2017-2018 HMJ Media. All Right Reserved.